Kamis, 05 Juni 2014

Hentikan Virus di Memori

PERHATIAN!!!!!

Maksud saya sebenarnya ingin menunjukkan bahwa menangani virus itu mudah, namun ternyata saya salah dalam memilih contoh virus. Virus yang satu ini bernama Deulledu-X, sudah pernah saya tangkap, namun belum sempat menginfeksi komputer saya. Jadi, waktu saya infeksikan ke komputer saya, saya sama sekali tidak tahu karakteristiknya. TERNYATA...TERNYATA..., virus ini tidak cocok untuk dijadikan contoh bagi pemula. Saya kira untuk tingkatan Advanced lah...

Bagi saya, menangani virus itu tetap mudah, hanya butuh kesabaran dan kemauan untuk berpikir saja. Maksud saya, sebagaimana menangkap maling, kita juga harus berpikir seperti maling. Untuk menangkap virus, kita juga harus berpikir seperti pembuat virus, tentang apa yang akan dilakukan, bagaimana cara sembunyinya, bagaimana mengantisipasi pemburu virus seperti anda-anda ini dan seterusnya.

Tentu saja, untuk pemula, penanganan virus sangat sulit, apalagi kalau tiba tiba harus berhadapan dengan virus yang cukup bandel seperti ini. Karena itu, untuk seluruh tutorial yang ada dan akan ada, saya katakan bahwa :

"Saya tidak bertanggung jawab atas segala kerusakan hardware maupun software ataupun kehilangan materi akibat tutorial penanganan virus ini. Segala resiko, anda yang menangggung. ". 
Semuanya sudah saya lakukan sendiri dan, dalam batas-batas tertentu, tidak ada masalah. Kalau anda tidak setuju, sebaiknya anda segera menghentikan membaca tutorial ini saja.....


ALAT-ALAT BERTANDING

Untuk menangani virus ini, cukup banyak peralatan yang perlu disediakan sebelumnya. Artinya, anda tidak bisa menyiapkannya semasa penanganan virus, karena akan sudah sangat terlambat sekali.... Alat-alat maupun bahan yang digunakan adalah :

  1. Otak (bukan otak-otak lho.. ) dan siap mental untuk marah-marah, nyesel (ngapain aku infeksi segala dsb..dsb)
  2. PE TOOLS dari http://www.uinc.ru
  3. Warking.exe dari efvy2k.com (nggak tahu alamatnya bener nggak, yang jelas sofware gratis. Check aja di google)
  4. Reg Cleaner (www.jv16.org)
  5. File MSVBVM60.dll di folder c:\windows\system32 anda bila ada. Bila nggak ada ya nggak usah (nantinya akan dihapus oleh si virus brengsek ini, jadi anda harus punya copy-annya).
  6. Killer Machine (www.thekillermachine.isfun.net)
  7. Hex Workshop (www.bpsoft.com) - program ini nggak gratis, tahu khan maksudnya!!
  8. Windows Commander ( http://www.ghisler.com/) - nggak gratis juga, tapi anda bisa menggunakan trial version sepuasnya
  9. Sebaiknya, anda sediakan juga PCSurgeon (http://www.winutils.com) untuk membandingkan isi registry sebelum dan sesudah kena virus. Saya jarang menggunakan ini, sehingga sampai saat ini saya masih belum tahu apa yang dilakukan virus. Beberapa aplikasi saya nggak jalan euy... Buka PC Surgeon, click Capture & Monitor, pilih Monitor for System Change. Centang semua disk dan registry kemudian Take Snapshots. Nantinya snapshot ini yang akan dibandingkan dengan perubahan yang dilakukan oleh virus.
  10. Kalau yang paling aman, coba aja deepfreeze (saya tidak pernah mencobanya walaupun punya programnya, katanya kadang masih bermasalah, tapi patut dicoba khan?)
Masukkan semua file diatas dalam satu flash disk yang bersih, dalam satu folder. (Perhatikan, bahwa MSVBM60.dll harus satu folder dengan warking.exe dan Killer Machine). Sedang hex workshops, Windows Commander dan PE TOOLS bisa diinstal di hard disk. 
Info : 
Sampai akhir tutorial ini, program saya yang nggak jalan dan belum ketemu jawabannya adalah :
  1. System Restore, ketika diclick dia memanggil notepad
  2. *.reg/ *.lic dan *.key, ketika diclick akan membuka notepad
  3. Icon harddisk yang seperti dishare (ada gambar tangannya) padahal tidak dishare
Yaa, semua masalah ini hanya bersumber pada registry, cuman dimananya itu lho yang agak susah nyarinya. Sampai saat ini belum ketemu. Tapi perasaan, yang lainnya oke-oke saja.
Nah, kalau amunisinya sudah lengkap, kita mulai peperangannya. Dan jangan tertawa yaa.. soalnya saya buat tulisan yang dibawah ini waktu belum tahu karakteristik virus ini, jadi masih PD banget gitu!. Sengaja saya pertahankan bentuk tulisan ini, untuk menjadi pelajaran bagi diri sendiri......... biar nggak gampang sombong lagi....hahahahaha...

PENGANTAR
Saya yakin, semuanya sudah pada kenal yang namanya virus, bahkan sudah pernah merasakan dampak adanya virus tersebut. Sekarang kamu-kamu pasti sudah pasang kuda-kuda, yaitu dengan menginstall antivirus, terus update definition file setiap 2 minggu sekali agar tidak ketinggalan. Waah, berapa banyak ya uang yang kamu habiskan untuk download di warnet sebelah Rumah?

Kalau saya, nggak terlalu suka memakai anti virus, karena ribet dan menyebabkan jalannya komputer saya jadi lambat. Apa nggak kena virus?. Siapa bilang...., bahkan saya punya koleksi beberapa virus yang pernah saya tangani (pastinya telah menginfeksi komputer saya). Lihat gambar folder saya di bawah ini. Kenalkah anda dengan virus tersebut???....

Sayangnya, saya baru-baru ini menginstall anti virus AVG, kemudian virus-virus koleksi saya pada dihapus tanpa ampun. Jadi koleksi saya hilang dech.............. Nggak apa-2 masih ada back-upnya kalau kamu mau!!.
Gambar 01. Beberapa koleksi Virusku (gambarnya jelek tapi kelihatan, biar loadingnya cepet).
Nah, mengapa saya bisa sampai mengoleksi beberapa virus dan dimasukkan dalam folder TANGKAP?. Sebenarnya jawabannya sederhana, KARENA SAYA SEDIKIT TAHU MENGENAI CARA VIRUS BEKERJA. Jadi kalau anda juga tahu (sebentar lagi) cara virus bekerja, maka anda tidak akan takut lagi dan dapat membasminya tanpa ampun juga (itung-itung pembalasan, si virus menginfeksi komputer anda tanpa ampun!).
Logika bekerjanya virus
Logikanya sederhana sekali seperti dibawah ini:
  1. Virus bekerja apabila ada trigger dari anda. Trigger tersebut bisa berupa anda click, tanggal dan waktu, emang dipanggil oleh registry dan lain-lain.
  2. Yang pasti, setelah ditrigger, program akan berjalan di memori, kemudian akan melakukan apa saja sesuai dengan perintah yang sudah diprogramkan pembuatnya.
  3. Contohnya, kalau itu virus tempelan, ia akan mencari file target untuk ditempeli, kemudian nempelin program kita.
  4. Sehingga bila program kita jalankan, maka yang dijalankan adalah program virusnya dulu, selanjutnya terserah virus mau menjalankan program asli atau tidak
  5. Makanya komputer anda jadi lambat, karena tiap detik si virus menjalankan programnya
  6. Anda heran, padahal anda tahu filenya virus, dan sudah didelete tapi kok nggak bisa...
  7. Makanya juga file anda jadi besar, karena ditumpangi virus, atau si virus menginfeksi ke tiap file di semua folder
  8. Makanya anda sewot, karena selain komputer jadi lambat, dan anda tahu ada virus disitu, anda nggak bisa menghilangkannya.
  9. Makanya..... jangan sewot terus.....
Lihat langkah 3. Segala sesuatu yang akan dikerjakan dalam komputer, harus diload dulu di memori. Ini berita bagus. Berarti kalau kita dapat mengintercept (mematikan) virus di memori, pasti program virus tidak akan jalan dan dapat kita delete dengan sukses. Cuman begitu doang??? . Emang cuman begitu!!! Terus gimana caranya ngintercept doong....
BUNUH!!!
Sebagaimana tukang kayu atau tukang yang lain, anda harus punya alat atawa tools. Untuk membunuh juga harus punya alat. Kalau dibilang, lho.. saya membunuh dengan senyuman, berarti alat pembunuhnya adalah senyumnya itu. Untuk mengetahui program apa yang jalan di memori, ada banyak sekali tools. Contohnya yang gratis dan masih aman (setidaknya sebelum saya publish tulisan ini ke anda ) adalah :
  1. PE TOOLS dari http://www.uinc.ru
  2. Whats Running dari http://www.whatsrunning.net
  3. Process Viewer, program kecil bawaannya Visual studio (coba search di google)
  4. Process Explorer dari Sysinternal
  5. Machine Killer (nomer 4 dan 5 sudah masuk dalam target virus, jadi untuk virus-virus baru sudah nggak bisa digunakan)
  6. de el..el.. dan masih banyak lagi
Sedangkan program yang nggak gratis yang mulai saya sukai adalah System Mechanics (http://www.iolo.com)
Oke, kita akan coba menangani virus dengan menggunakan PE TOOLS (saya biasanya menggunakan Process Viewer kalau Process Explorer atau machine killer nggak bisa digunakan).
  1. Download dan Install PE TOOLS
  2. Click shorcut PE TOOLS dan anda akan mendapatkan gambar mirip-mirip seperti ini (nggak harus sama, karena tergantung apa yang ada di memori komputer anda saat ini)

    Gambar 2. Tampilan PE TOOLS

    Lihat angka 1, yang menunjukkan program-program yang lagi berjalan di memori. Anda bisa tahu, oh, saya lagi memakai internet explorer untuk mencek hasil webpage saya, Photoshop untuk ngedit gambar, dreamweaver untuk memproduksi html yang anda nikmati dan sebagainya. Perhatikan juga alamat file yang dipanggil. Untuk sementara ini, abaikan kolom PID, Imagebase dan Image size. Saat ini nggak penting bagi anda.

    Selanjutnya angka 2 menunjukkan modul-modul apa yang dipanggil oleh file yang saya pilih (saya lagi milih explorer.exe - tapi nggak keliatan di gambar). ini juga agak kurang penting saat ini.

    Nah, saya ingin tunjukkan nomer 3, dimana kalau slidernya kita tarik keatas, maka kita akan mendapatkan program-progam standar windows yang harus anda kenali tempat dan besarnya (diingat, kalau perlu ditulis.

     

    Tuh, program yang atas itu yang sering dijadikan sasaran. Tapi nggak akan diinfeksi. Virus cuman membuat file yang namanya sama dengan folder berbeda. Catat nama program dan alamatnya, semuanya di c:\windows\system32. Kalau namanya sama, tapi tempatnya beda, pasti dech virus!. Programnya adalah : smss, csrss, winlogon, services, svchost. Kadang-kadang spoolsv juga. Perhatikan juga file-file dengan icon word, folder, screen saver dan seterusnya yang tidak seharusnya ada.

    Contohnya, saat ini saya sedang menginfeksi komputer saya dengan virus deudel.x, yang khabarnya (maksudnya ada ditulisan filenya) mematikan semua visual basic - The Visual Basic Killer (paling-paling cuman mengganti MSVBVMX.0.dll dengan nama lain doang). 



    sekarang, tekan F5 di PE TOOLS dan lihat di memori, ada yang aneh kah?


    ada folder nyasar di windows? , Komputerku semakin lambat, ada indikasi penggantian file dengan munculnya pesan untuk memasukkan CD Installer Windows? Pasti kena virus dech. Untuk menghentikannya cukup mudah, anda tinggal click kanan, pilih Del. Tapi tunggu!!!. Kita harus tahu file apa yang menjadi virus tersebut!. Pilih dulu Explorer, sehingga kita bisa tahu lokasi dan besarnya file virus. Catat Besar filenya dalam byte.

  3. Sekarang anda butuh program Windows Commander (http://www.ghisler.com) atau Total Commander. Saya pakai Windows commander. Check dimana file virus anda berada. Check besar filenya dalam byte.

    107 520 bytes. Sekarang Search menggunakan Windows commander semua file yang besarnya
    107 520 bytes


    tab general, isi dengan *.*, search in seluruh drive 

    tab Advanced, centang filesize, isi = 107520 bytes
    OK, sekarang tekan Start Search 


    tuh, kan ketangkep, sekarang tekan Feed to Listbox 

    Yang patut diingat, tidak semua yang berukuran 107 520 bytes adalah virus. Contohnya seperti diatas. Tapi anda mengenal yang virus dari iconnya. Dalam kasus ekstrem, anda harus membandingkan isi nya agar yakin betul bahwa file yang anda delete adalah virus. 
    1. Caranya, masih di Windows commander, click kanan salah satu file yang jelas-jelas merupakan virus, selanjutnya tekan Ctrl + Q, maka anda akan melihat isi file virus tersebut.
    2. Cari kira-kira kalimat yang hanya ada di file virus, untuk contoh file diatas, saya pilih 2.03 UPX! (ini merupakan penanda bahwa virus dipack pake UPX versi 2.03). Copy string tersebut seperti gambar
    3. Lakukan search seperti semula, namun dengan tambahan pada tab General, centang Find Text, paste di kotak yang tersedia 2.03 UPX! terus search
    4. Walaupun tidak selalu berhasil, namun hasilnya pasti akan lebih spesifik (Untuk kali ini saya gagal).
    5. Yang paling jitu adalah dengan mencek duplicate file yang same size, same contents di tab Advanced.


      Nah, udah tahu khan mana yang virus, tinggal delete aja semua virus yang sudah ketemu diatas!. Ingat, untuk milih file pake click kanan, jangan click kiri, apalagi sampe dua kali. Jangan Lupa!. Sisain satu buat koleksi!


      Beres!!!....???? Belum......masih ada beberapa langkah lagi
  4. Restart komputer anda!

    HAH!!!!!!!!!.
    ...
    setelah restart, ini yang saya dapatkan...

    tuh, lihat khan.. seluruh icon saya diganti menjadi icon nggak jelas. Mulai dech si virus...
    saya coba buka folder C:\ dan hasilnya.... ada dialog open with!



    Namun ini bisa diatasi dengan menggunakan click kanan pada folder, kemudian memilih Open atau Explore. Lihat juga semua folder bergambar tangan, artinya dishare, tapi nyatanya setelah saya cek, sebenarnya tidak dishare. Cuman guyonan pembuat virus. Tapi sampai akhir pelajaran nanti, saya belum dapat mengembalikan icon folder ke tempat semula.

    Lihat di start>>> run nya hilang.
    tekan Ctrl - Alt - Delete,,, standar, ada pesan Task Manager di disable.
    Lalu pergi ke Explorer .. Tools-- Pilihan Folder Option dihilangkan

    Untuk mengembalikan regedit, click warking.exe. Centang saja semua pilihan disitu (kalau perlu ya dibaca-bacalah sedikit). Setelah itu, untuk membuka regedit, gunakan Reg Cleaner, dari Tools- run regedit. 
    Sebenarnya setelah restart, yang saya harapkan adalah adanya pesan kesalahan, karena sebuah file tidak ditemukan (jelas aja, khan udah kita hapus sebelumnya ). Tapi itu nggak terjadi dalam kasus ini. Akhirnya saya coba membuka PE TOOLS lagi, kuatir virusnya kembali lagi. Dan benar saja, setelah membuka sebuah aplikasi, virus kembali MUNCUL. Saya delete dengan cara sebelumnya. Dan... MUNCUL LAGI..... Setelah beberapa kali pusing dan marah (ngamuk maksudnya, terus ditinggal makan yang banyak), akhirnya ketemu masalahnya.

    Saya ganti mode pencarian di Windows Commander dengan mode pencarian kata. Lihat settingan (search for *.*, search in in All disk, find text 6Mthì8 <== karakteristik satu file ini (bukan i lho, tapi saya copy paste dari kolom sebelahnya), dan hasilnya...
    BUAAAAAAMMMMMMMMMMMMMMM


    Mengerti sekarang? Mengapa setiap kali didelete, kemudian kita buka sebuah aplikasi, virusnya kembali lagi?. Ternyata virus ini LINTAH juga, yaitu menempeli program-program Windows. Di bagian atas ada iexplore, notepad.exe dan mspaint. Bayangin. Kalau anda membuka aplikasi tersebut, itu sama artinya dengan memanggil virus kembali. 
  5. Untuk menangani virus jenis ini,saya belum bisa menanganinya secara otomatis, alasannya ya seperti yang saya kemukakan di No Lintah V1.0. Makanya saya perbaiki secara manual saja.
    • Click PE TOOLS lagi, pastikan tidak ada icon folder (ada virus) di memori. Bila ada, tekan tombol delete
    • di Windows Commander, Click Feed to Listbox
    • Del *.scr yang iconnya seperti File Folder (logonui.scr, service.scr ... dst)
    • Di Windows Commander, click Configuration - Option. Pilih Edit/View, Pergi ke kotak Editor for F4, pilihHexWorkshop. Jadi setiap kali anda tekan F4 yang keluar (bukan Meteor Garden) Hex Workshop. Terus tekanApply - dan OK
    • Ingat-ingat file dan folder yang kena tempelan virus (kalau perlu ditulis), terus pergi ke folder tersebut, cari file yang kena virus tadi (oh, ya, jangan pakai explorer, karena foldernya disembunyiin, explorer nggak akan nunjukin folder yang kita inginkan), kalau sudah dapet, click kanan, tekan F4, maka Hex Workshop akan terbuka
    • Ini yang agak susah menerangkannya. Perhatikan baik-baik isi header sebuah file Exe. Ada tulisan "This program cannot be run under DOS Mode " atau semacamnya tapi nggak harus. Dengan pengalaman, kamu akan bisa mengenali header sebuah file, dan menentukan tertempel virus atau nggak. Kalau mau gampang, tak kasih tahu, besarnya file virus sekitar 107 519 byte atau dalam heksa 1A3FF (berkurang satu byte dari file yang bytenya ditunjukin oleh Windows Commander), berarti file asli ada di bawahnya, dan kita harus ketemu MZ di posisi itu. Coba pergi ke 1A400 (1A3FF+01). Caranya di Hex Workshop tekan Alt F5, kemudian tulis di offset 1A400, pilih Hex, dan From Beginning of File. Anda akan ketemu MZ




      Kalau sudah gitu, tinggal tekan Shift + Home untuk memilih mulai dari posisi kursor sampai keatas, terus tekan gambar gunting untuk Cut, terus Save. Kalau ada pertanyaan : Mau disimpan sebagai .BAK, jawabannya terserah kamu. Window akan protes karena merasa kalau file sistemnya diganti, jawab aja YES untuk mengganti file tersebut dengan yang sudah anda simpan. Kerjakan untuk semua file yang tertempel Virus. PASTIKAN TIDAK ADA SATU FILEPUN YANG KELEWATAN. Check ulang dengan search di Windows Commander seperti awal tadi. Udah selesai?. Belum tinggal langkah terakhir.
  6. Langkah terakhir adalah check perubahan di registri. Buka PC Surgeon (atau program yang lain yang dapat snapshot registry) ambil snapshot registri sekarang, dan bandingkan. Kalau sudah, anda tinggal memperbaiki registry yang dirusak (sayangnya saya tidak melakukan snapshot, sehingga tidak ada contohnya.
  7. Hasil Akhir
    Setelah melalui langkah yang cukup melelahkan, akhirnya komputer saya dapat kembali 90% ke keadaan semula (ya nggak bisa 100% dong, soalnya saya tidak pake snapshot atau deepfreeze. Hasilnya kira2 seperti ini (setelah ada perubahan di program, kena virus yang lain, dan seterusnya... dan seterusnya ). Langkah-langkah pengembaliannya saya sampe lupa, saking banyaknya....



    Semua icon kembali, folder HD tidak ada gambar tangan lagi, dan komputernya cepat lagi. Tapi sampai sekarang (mungkin juga gara-gara virus yang lain ) Folder setting saya masih belum bisa kembali, restore tidak bisa digunakan dan ekstensi reg dan lic key tidak langsung import ke registry ketika diclick. Tapi secara keseluruhan, cukup berhasil....
  8. OKE, dan SELAMAT...
    Anda sekarang telah menjadi Pembunuh Virus..................

source :  http://pascaltutorial.50webs.com/

Rabu, 02 Oktober 2013

Install Windows 7 Menggunakan USB Flashdisk

Manual to Install operating system with usb 

Selama ini saya telah mencoba mencari informasi bagaimana caranya menginstall Windows 7 melalui Flashdisk, dan akhirnya berhasil juga, walaupun prosesnya berjalan agak lambat dan kupikir ngga bakalan juga nih bisa menginstall lewat USB flashdisk, baru2 ini telah banyak artikel yang membahas tentang cara2 menginstall windows melalui USB flashdisk, dan saya pikir gak ada salahnya mencoba trik yang lain, siapa tau ada peningkatan dalam hal kecepatan penginstallannya.
Menginstall Windows melalui USB flashdisk ini ternyata banyak keuntungannya dibanding melalui CD atau DVD disk, Kita tidak perlu khawatir akan CD atau DVD yang ngga kebaca sama CD/DVD-ROM, CD atau DVD yang tergores, kadang menyulitkan dalam proses penginstallan windows, sedangkan melalui Flashdisk itu sendiri, hal yang demikian ngga lah perlu terjadi lagi.
Saya akan menunjukkan cara manual untuk menginstall windows 7 melalui USB FlashDisk
Sebelum kita mulai, perlu disiapkan adalah: Sekurangnya 1buah Flashdisk dengan kapasitan 4Gb ato lebih, soalnya Windows 7 setidaknya mengambil tempat sebesar 3Gb.
diskpart view
Cara Manual:
  1. Colokkan USB Flaskdisk anda. (masukin ke usb port yah, jgn ke tempat lain).
  2. Tekan Tombol WIN+R, ketik cmd dan klik OK.
  3. Ketik diskpart dan tekan ENTER.
  4. Ketik list disk, tekan ENTER dan pilihlah yang mana adalah USB flashdisk anda, hati2 jangan salah pilih nanti salah2 yg keformat adalah disk yang lain. jikalau anda punya hanya 1 harddisk makan USB flaskdisknya adalah disk1.
  5. Ketik select disk 1 dan tekan ENTER.
  6. Ketik clean dan tekan ENTER.
  7. Ketik create partition primary lalu tekan ENTER.
  8. Ketik select partition 1 dan tekan ENTER
  9. Ketik active dan tekan ENTER.
  10. Ketik format fs=fat32 dan tekan ENTER
  11. Ketik assign dan tekan ENTER
  12. Ketik exit dan tekan ENTER.
  13. Masukkan disk DVD windows 7  dan copy lah semua isi DVD tadi ke USB Flaskdisk anda.
  14. Booting komputer anda melalu USB Flashdisk, setting malalui bios komputer anda, pastikan boot nya melalui USB Flashdisk, apabila langkah2nya betul, maka proses instalasi windows seharusnya berjalan melalui USB Flashdisk.

Selasa, 17 September 2013

Power Supply Kamera CCTV

Power Supply Kamera CCTV juga berperan untuk menghasilkan kualitas gambar kedisplay. Yang pada dasarnya kamera dan lensalah mempunyai peranan sangat penting pada cctv. Banyak type kamera cctv yang beredar dipasaran sudah dilengkapi dengan power supplynya.

Power Supply kamera cctv catu daya atau biasa disebut adaptor jenisnya ada yang menggunakan Travo Linier, dan Switching, adaptor linier menggunakan travo  fisiknya besar dan sedikit berat jika dibandingkan dengan adaptor switching dimana fungsinya sama-sama sebagai alat pengubah arus bolak balik dengan tenggangan tinggi (220VAC), menjadi arus searah dengan tenggan kecil (12VDC) sesuai kebutuhan perangkat.

mungkin ada yang pernah beli kamera cctv baru, tentu sudah dilengkapi dengan adaptor dari pabrik ada yang menggunakan travo linier dan ada juga yang menggunakan shitching. Pertanyaannya mana yang lebih bagus ? jawab nya seperti iklan TV "Yang lebih mahal banyak yang lebih baik.........", menurut saya kedua jenis tersebut sama bagusnya alasan setiap pabriknya sudah melakukan ujicoba terlebih dahulu sebelum memasarkannya.

jika kedua alat tersebut dinyatakan bagus kenapa harus diganti, kenapa alat itu berpengaruh dengan kualitas gambar alias flicker. Hal tersebut tergantung dari pemasangannya dan penempatanny adaptor tersebut haruslah bisa memberikan catu daya sesuai dengan kebutuhan perangkat dan haruslah stabil.

Sebelum melanjutkan sekilas kelebihan dan kekurangan dari kedua jenis adaptor tersebut :

Adaptor Liniear

Sifat Outputnya Continyu - terus menerus, Komponennya banyak dipasaran dan tidak terlalu sulit untuk membuat dan memodifikasinya. Rangkaian simple, resiko arus sumber ac keluar ke bagian outputnya kecil karena antara input dan output tidak terhubung sama sekali (proses induksi kumparan primer-skunder saja). 
Kelemahannya : Tegangan Output akan ikut turun jika tengangan input turun, fisiknya besar sudah tentu membutuhkan ruang yang sedikit besar, suhu panas yang dihasilkan travo tinggi dapat mempengaruhi komponen lainnya yang berada di dekat travo tersebut seperti kapasitor, jika kapasitor rusak maka tegangan yang dihasilkan tidak stabil.

Adaptor Switching

Sifat Outputnya terputus - putus (switch) mati-hidup, mati-hidup sekalipun demikian perubahan tersebut tidak terlihat secara kasat mata karena intervalnya sangat cepat kisaran 50Khz - 1 Mhz, maksudnya 50Khz sama dengan 50 ribu kali perdetik dan 1 Mhz sama dengan satu juta kali perdetik waktu mati - hidup - mati (on of) jadi seolah olah kontinyu padahal tidak, oleh karena itu adaptor ini lebih hemat dalam pemakaian daya listrik karena nyalanya tidak terus menerus. keunggulan dari switching ini suhu yang dihasilkan tidak besar, hal ini memungkinkan komponen-komponen elektronika yang terdapat didalam adaptor tersebut bisa lebih tahan sekalipun arus output yang dihasilkkannya besar. Tegangan output stabil sekalipun tegangan input turun atau naik secara tiba-tiba.
Kelemahannya rangkaiannya rumit rancangan layout pcb haruslah rapi memerlukan rangkaian low-pass filter karena pada saat switching beroperasi bekerja pada frekuensi tinggi hal ini bisa menimbulkan gangguan interferensi/ noise yang sudah pasti bisa mengganggu peralatan elektronik seandainya frekuensi tidak difilter dengan baik maka akan sangat mengganggu bahkan dapat merusak peralatan elektronik yang digunakan, untuk perbaikan komponen sulit ditemukan dipasar
Pada saat hendak memilih power supply kamera cctv ada baiknya memperhatikan daya yang dibutuhkan oleh kamera tersebut, baik itu dari tegangan kerja AC atau DC, besar tenggangan (volt), kuat arusnya (Ampere).

Itulah sekilas perangkat catu daya atau power supply kamera cctv, berikut system catu daya atau perencanaan catu daya yang dapat diterapkan dalam instalasi kamera cctv.

1. Camera CCTV dengan Power Supply External Adaptor 


Instalasi pemasangan dengan cara ini biasanya sering digunakan oleh para instalatir CCTV pemula karena pemasangannya tidak terlalu sulit, power biasanya ditempatkan persis disebelah Camera CCTV sedangkan sumber listriknya di sambung langsung kestopkontak terdekat

Kekurangan :
Pada sistem type ini apabila terjadi loss power atau mati aliran listriknya maka kamera tidak dapat digunakan dan biasanya ketika loss power ini tampil pada DVR anda maka teknisi akan datang ke tempat kamera terpasang untuk memeriksa jaringan.

Kelebihan:
Kebutuhan kabel power yang relatif sedikit.

catatan :
Sistem ini biasa dipakai oleh para instalatir CCTV dengan kamera yang relatif berharga murah.

Karena Jika instalatir menjual system terintegrasi kepada klien pastinya sistem yang memudahkan dan memberikan kemudahan dalam penanganan dan perlakuan pekerjaan service maintenance. Coba bayangkan jika sistem kamera cctv dengan adaftor DC nya ini rusak dan harus diganti maka si instalatir harus melakukan penggantian Adaftor DC ini di tempat kamera terpasang. Dan bayangkan jika kamera jenis ini di pasang di lobby perkantoran   yang ramai, maka akan mengganggu mobilitas klien dan pengguna lainnya dengan memasang steger atau tangga yang tinggi.

2. Camera CCTV dengan Power Supply Over Internet (POE)

system ini diperlukan jika CCTV yang anda pasang berjenis network camera atau yang sering di sebut IP CCTV atau IP Camera. adapun penjelasannya adalah sebagai berikut:

Sistem jaringan:
Power supply di adopsi dari Switch yang telah di injeksi dengan power supply dengan menggunakan kawat cadangan pada UTP cat5 atau cat6 yang digunakan pada pin 4,5,7,8 dengan sistem double twin yaitu 2 kawat untuk 1 polaritas yang biasanya 4,5 adalah (+) dan 7,8 adalah (-)

atau bisa juga di injeksi dari eksternal power adaftor yang dipasang dekat tempat pemasangan Switch atau hub.

Jarak kable UTP ini biasanya hanya dibawah 100 meter saja.

Kekurangan :
Hampir tidak didapati kekurangan dalam hal  ini.

Kelebihan:
Hemat budget pengadaan kabel cctv baik diimplementasikan untuk network kamera atau analog kamera yang di kombinasikan dengan UTP balun agar dapat mengubah impedansi kabel UTP yang 100 ohm menjadi 75 ohm agar dapat di gunakan sebagai penghantar data signal video gambar komposit ke sisi DVR di ruang kontrol.

karena dalam 1 tarikan kabel UTP sudah berikut data gambar dan power supplynya.

catatan:
sedang marak saat ini penggunaan network kamera, namun anda harus memahami dulu sistem pengambilan gambar agar dapat di simpan dengan kualitas yang baik pada DVR nya.

3. Camera CCTV dengan Power Supply Termodulasi (dengan menggunakan satu kabel)

Sistem ini bekerja dengan cara memodulasi power supply kedalam 1 kabel coaxial yang sedianya diperuntukkan bagi signal Video Gambar.

Disisi kamera CCTV akan dipasangkan 1 unit receiver atau spliter yang memisahkan signal Video dan power supply untuk mengoperasikan kamera CCTV tersebut.

Sedangkan di sisi ruang kontrol akan ada 2 output koneksi yaitu : 1 Power injector yang bertugas mensupplai power ke kabel coaxial yang digunakan dan 1 lagi untuk input Video komposit yang dikirimkan oleh kamera CCTV.

Kekurangan:
Diperlukan 2 unit interface yaitu transmitter single cable dan receiver single cable serta power supplynya.

Kelebihan:
Hemat dalam sistem kabel power karena tidak diperlukan kabel lagi karena power sudah di modulasikan ke kamera melalui kabel Video.

catatan:
Sistem ini baru dipakai oleh instalatir khusus karena jarang yang tahu bahwa bisa seperti ini sistem dalam kamera CCTV.

4. Camera CCTV dengan Power Supply Tersentralisasi



Gambar Power Supply 18 CH untuk CCTV

Untuk pemasangan power supply seperti gambar diatas biasanya pemasangan yang tersentral, samahalya penempatan server disatu ruangan khusus yang sudah dilengkapi dengan pendingin ruangan, UPS, Stavolt dan masih banyak lagi yang lainnya, sedangkan client terkoneksi secara bersama keserver tersebut.

Begitu juga halnya dengan pemasangan CCTV yang menggunakan power supply tersentral, Secara instalasi cara ini akan banyak menghabiskan kabel power, karena setiap kamera kabel video dan kabel power ditarik secara bersamaan. tidak banyak yang menggunakan cara ini alasannya meminimkan biaya.

Sedangkan untuk kualitas dan kerapian jauh lebih rapi menggunakan cara ini karena power supply tidak akan terlihat disamping atau dibawah kamera, untuk keamanan dan perawatan juga lebih mudah dengan menggunakan cara ini tidak perlu harus cek satu persatu jalur mana yang mati dikarenakan lose power, penempatannya diruang kontrol sistem ini biasanya dilakukan oleh instalatir profesional.


System ini mempunyai kondisi dan cara pemasangan kabel instalasi dan  kabel distribusi ke masing – masing kamera CCTVsebagai berikut :

Sistem jaringan:
System jaringan kabel power baik AC maupun DC system conection yang terpusat di ruang kontrol camera CCTV.

Kekurangan:
Memerlukan kabelisasi power yang panjang sesuai dengan jarak antara tempat kamera dipasang dengan ruang kontrol.

Kelebihan:
Mudah dalam pengontrolan kondisi power camera karena semua ada di ruang kontrol,jika ada power yang rusak atau putus sekring pengamannya, maka perbaikan hanya dilakukan di ruang kontrol saja tanpa harus datang ke lokasi kamera terpasang.

catatan:
System ini paling banyak digunakan oleh para instalatir cctv pro karena kemudahan dalam service dan maintenancenya. coba bayangkan jika pemasangan power dengan adaftor DC yang terpasang di dekat kamera sementara kamera tersebut berada di lobby suatu gedung yang mempunyai ketinggian kamera 12 meter dari lantai, maka anda harus mempersiapkan steger atau tangga yg sedemikian panjangnya hanya untuk mengganti adaftor DC.


Senin, 02 September 2013

Fix Slow Outlook 2003-2007 Loading Dataset Problem

Microsoft Outlook 2007 running super slow? Still loading dataset for you? I just love it when Microsoft tries to make their software better by adding a crapload of useless features to them! I have no idea why it would take 8 hours to load a single dataset! I don’t even know what the heck the dataset is supposed to be! We’re just talking email here right?
Unfortunately, making sense and talking about Micorsoft products at the same time is usually not possible, so you’ll just have to live with the fact that each newer version of Windows and Office is only going to slow your computer down eve more!
So if you’re in the middle of checking your email or creating a new rule and suddenly everything grinds to a halt with “loading dataset” showing up in the status bar, you’ll have to take some harsh actions against Outlook if you ever want to be able to do any work.
Here’s a couple of ways you can speed up Outlook 2007 and hopefully get rid of that annoying loading dataset message:

1. Disable Useless Outlook Add-ins

Yes, they are useless, except for one maybe. In order to disable all of the add-ons that are active by default, you’ll need to open Outlook 2007 in Administrative mode.
First, go to C:\Programs\Microsoft Office\Office12, right click on the Outlook.exe program and choose “Run as Administrator”.
Then, once Outlook loads, go to Tools from the top menu and then Trust Center.
tools trust cente
Click on Add-ins in the left hand menu and then click on the Go button at the very bottom of the dialog where it says Manage and has a drop down box.
trust center
Now you’ll get a list of add-ins that you can uncheck. It is suggest that you un-check ALL of the add-ins except for the Windows Indexing.
add ins outlook
Go ahead and choose the other option in the drop-down box, which is Exchange Client Extensions. Do not disable the Exchange add-ins if you’re connected to a corporate network.
This one change significantly increased the speed of my Outlook 2007 installation. It also helped to reduce the number of instances of loading dataset.

2. Disable RSS feeds in Outlook 2007

Another annoying default setting in Outlook 2007 is the fact that it has a good number of RSS feeds that come pre-configured and that eat up resources in terms of synchronization. Outlook will keep checking for updates to these feeds and therefore slow things down even more. If you use another reader for your RSS feeds, like Google Reader, make sure to remove the RSS feeds from Outlook 2007.
In Outlook 2007, go to ToolsAccount Settings and then click on RSS Feeds.
outlook rss feeds
As you can see, I’ve removed all of my RSS feeds so that no CPU power is being used up for this purpose! Just click the remove button for each RSS feed listed.

3. Compact your Outlook.pst personal folder

One other thing you can do to speed up Outlook 2007 is the compact your email folders so that they are not as large. It’s best to delete out any emails with large attachments or even to archive some emails if your file is larger than 1GB.
In Outlook 2007, click on File and then Data File Management.
data file management
Click on the Data Files tab and then double-click on the data file that you wan to compact.
data file outlook
Now go ahead and click on the Compact Now button to reduce the size of the personal folder file.
compact data file
That’s all of the methods I could figure out so far! If you know of any other method that will help speed up the super slow Outlook 2007, do post a comment and let us know! Hope it helps! Enjoy!

article from: http://www.online-tech-tips.com

Tips and Trik